Pada liburan semester gasal ini saya pulang kampung ke Lombok untuk menghilangkan rindu kepada keluarga. Saya tidak menggunakan tiket langsung Jogja-Lombok, tetapi saya membeli dua tiket yaitu tiket jogja-bali tanggal 26 Januari 2014 (Rp. 350.000) dan bali-Lombok tanggal 28 Januari 2014 (Rp. 250.000)
26 Januari 2014, saya tiba di Bandara Ngurah Rai, Bali. Langsung menuju rumah teman yang kebetulan ada di Bali. Sebelum menikmati Bali, saya beristirahat terlebih dahulu karena masih mengalami jet lag. Sore harinya saya bangun dan bersiap siap untuk menikmati sedikit keindahan Bali. Saya menuju Monumen GWK (Garuda Wisnu Kencana). Disana terdapat Patung Garuda Wisnu Kencana tersebut. Untuk dapat melihatnya, kita harus membayar tiket masuk Rp. 40.000. Namun berhubung saya hanya membawa uang seadanya dan masih ada satu hari lagi saya akan di Bali, saya mengurungkan niat saya untuk masuk. Tapi saya tidak boleh ketinggalan moment untuk diabadikan. Saya sempat berfoto di GWK walaupun hanya di halaman depannya saja.
![]() |
| Halaman depan GWK |
Setelah menikmati indahnya sunset di Kuta, saya menuju ke Legian. Kehidupan malam di Legian begitu hidup. Dentangan musik musik yang berasal dari cafe cafe yang berada di sepanjang jalan Legian membuat malam menjadi semakin meriah. Tujuan saya bukanlah untuk masuk ke cafe cafe tersebut. Selain tidak tertarik, memang tidak ada uang juga. Kedatangan saya ke Legian adalah untuk melihat langsung Monumen serangan Bom Bali 1. Di Monumen tersebut terdapat daftar dari nama nama korban Bom Bali 1 2002 silam.
![]() |
| Monumen Bom Bali 1 di Legian, Bali |
Hari telah malam dan saatnya untuk mencoba kuliner Bali. Saya diajak teman untuk makan malam dengan nasi Jinggo. Nasi jenggo (atau nasi jinggo) ini adalah makanan khas Bali yang serupa dengan nasi kucing, namun lauk yang disediakan sangat berbeda, umumnya adalah mie goreng, sambal, serundeng, dan ayam yang disuwir-suwir pedas. Namun nasi jenggo dapat ditambahkan dengan telur, tempe dan tahu. Dan umumnya dibungkus dengan daun pisang. Perut kenyang, kami pun pulang.
27 Januari 2014, Pada hari ini saya menuju ke Objek Wisata Bedugul. Bedugul adalah objek wisata yang terletak di daerah perbukitan dengan cuaca yang sangat sejuk dimana di Bedugul terdapat sebuah danau yang bernama Danau Beratan. Di tepi danau Beratan ini terdapat sebuah pura yang bernama Pura Ulun danu yang dipercaya sebagai tempat bersemayaman dewi sri atau dewi kesububuran.
Saat baru tiba di Bedugul, Saya angsung disambut lantunan musik gamelan yang dimainkan oleh penduduk setempat. Musik gamelan ini memang ditujukan untuk menyambut para pengunjung yang ada di Objek wisata Bedugul ini. Selain indahnya lantunan musik gamelan, saya dan pengunjung lainnya disuguhkan indahnya pemandangan alam Bali. Danau yang luas dengan berlatarkan bukit bukit tinggi nan hijau dan dikepalai oleh langit serta awan yang cerah, sangat memanjakan mata siapapun yang melihatnya. What a great view, Bali !
![]() |
| The Funtastic Bedugul !! |
28 Januari 2014, Hari ini adalah hari keberangkatan saya menuju Lombok. Pagi pagi setelah shubuh saya sudah berada di bandara untuk berangkat ke Bali. I'll be back, Bali.
Setelah dua hari di Bali dan mengunjungi beberapa tempat indah di Bali, Saya semakin ingin untuk terus mendatangi tempat tempat indah di Indonesia ini. I Love You Indonesia !!









0 komentar:
Posting Komentar